cahayaqiblat.com

Fakta Sejarah: Dari Pasar Tradisional ke Hotel Mewah di Dekat Masjidil Haram

Siapa sangka, area megah di sekitar Masjidil Haram yang kini dipenuhi hotel mewah, dulunya hanyalah pasar tradisional sederhana. Transformasi kawasan ini menunjukkan bagaimana Mekkah beradaptasi dengan kebutuhan jutaan jamaah setiap tahun.

Pada dekade 1970–1980-an, jamaah haji dan umroh yang datang ke Mekkah sering berbelanja di pasar tradisional sekitar masjid. Di sana, mereka membeli kebutuhan sehari-hari seperti kurma, pakaian, sajadah, dan makanan khas Arab. Suasana pasar penuh dengan interaksi budaya dari berbagai negara.

Namun, seiring meningkatnya jumlah jamaah, pemerintah Arab Saudi mulai menata kawasan ini. Pasar tradisional digantikan dengan pusat perbelanjaan modern dan hotel-hotel bertingkat tinggi. Salah satunya adalah kompleks Abraj Al-Bait, yang kini menjadi ikon kota Mekkah.

Meski banyak yang merindukan suasana pasar lama, kehadiran hotel-hotel modern memberi kenyamanan lebih bagi jamaah. Akses langsung ke Masjidil Haram membuat ibadah lebih praktis dan efisien.

Transformasi Mekkah dari pasar tradisional menjadi pusat hotel mewah mencerminkan perubahan zaman. Namun, semangat ibadah tetap sama: mendekatkan diri kepada Allah di kota suci.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top